Polda Banten Menangkap 65 Penjudi Dan Menyita Hampir Rp 1 Miliar

Polda Banten tingkatkan penumpasan judi. Sebanyak 65 orang ditangkap dalam 29 kasus judi .

“Jenis judi terbanyak menggunakan handphone dan laptop yang terhubung dengan situs judi, judi tradisional dengan line atau kupon, dan sabung ayam,” kata Ketua Harian Kombis Banten Shintu Celetonga di Serang, Kamis (25/8/2022).

Operasi anti judi dilakukan di bawah arahan Irpol Rudy Herrianto dari Polda Banten bersamaan dengan dibukanya Anti Judi Center pada 13 Agustus 2022.

iklan

Gesek untuk melanjutkan konten.

Polda Banten menemukan lima kasus perjudian, Polres Tangerang empat, Polsek Lebak-Keligon-Serang masing-masing dua dan Polres Pandeglang satu.

Mayoritas tersangka adalah laki-laki berusia antara 20 dan 65 tahun, dan bisa mencapai usia 64 tahun. Penjudi lainnya adalah seorang wanita berinisial RM alias Ningsih (26) yang menjalankan bisnis judi di Tangerang.

Pelaku disebut menggunakan perusahaan jasa periklanan. Mereka menggunakan tempat tinggal mereka di Kabupaten Tangerang.

Mereka mengambil tindakan setelah polisi meningkatkan tindakan keras mereka terhadap perjudian. Mereka juga menjalankan 50 situs web.

Situs yang harus menayangkan iklan tetapi digunakan untuk promosi perjudian. RM atau Ningsih bertindak sebagai komisaris perusahaan dan kasir harian.

“Bendahara mengumpulkan setoran harian dari manajer atau pemimpin yang menjalankan 50 situs,” katanya.

Polisi menyita uang tunai Rs 931 juta dari perwakilan judi . Sementara, sumbangan Polres lainnya berjumlah Rp 947 juta.

Mengenai pengungkapan Tangerang secara khusus, kami telah menjalankan bisnis sejak 2021. Dia mengatakan, omzet harian perusahaan judi tersebut mencapai miliaran rupiah. Polisi melanjutkan kasus ini untuk pengungkapan lebih lanjut.

“Penjualan harian dari 50 website mencapai Rp 3,9 miliar,” pungkasnya.

See also  4 Fakta Dua Pria Gasak Uang Rp 1,9 M Di ATM Sukabumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *