Dua Pria Mencuri Rp 1,9 Miliar Dari ATM Untuk Membeli Kendaraan Judi

AS dan R, serta lainnya yang berstatus DPO, memutuskan mencuri uang dari ATM di beberapa lokasi di Sukabumi. Pencurian itu dilakukan hingga ATM mencapai angka mencengangkan yakni Rp 1.943.700.000.

Menurut polisi, para pelaku bekerja di sebuah perusahaan yang mengisi ulang uang ke ATM. Berbekal kunci perusahaan, para penyerang mencuri antara 250 juta hingga 500 juta rupee dari ATM.

“Kedua tersangka bekerja pada lembaga penagihan yang mengoperasikan ATM. Mereka memiliki kunci dan dapat mengambilnya sesuai pola. Jika ATM bermasalah, tersangka berinisial AS akan datang ke ATM.” Kata Kompol Dede Dharmawanseh Pada Senin (26/9/2022) ini “Ambil uangnya sedikit demi sedikit” katanya.

Ada beberapa kunci ATM yang didapat polisi dari pelaku. AS lah yang membintangi dan memiliki R pertama sebagai pihak yang membeli 7 mobil demi uang. Petugas masih mengejar pengawal lainnya.

Pihak Didi mengatakan, “Barang bukti 7 kendaraan, pelaku utama tersangka AS, dan tersangka R yang membeli 7 kendaraan selanjutnya” dan “Kami mengamankan CCTV ATM, 6 set kunci ATM, kendaraan, handphone, dll .” kata. . .

Kasatriskrim Polres Sukabumi mengatakan, pelaku rata-rata mengambil uang Rp 250 juta hingga Rp 500 juta. “Sebenarnya jumlahnya bervariasi. Mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta. Saya melakukannya selama setahun. Ketika ATM rusak, saya melakukan prosedur, kemudian saya membuka ATM dengan kunci dan mengambil sejumlah uang. ,” kata Diane. Dijelaskan.

Diane menyatakan bahwa keduanya dimotivasi oleh kecanduan judi dan agama untuk melakukan kejahatan tersebut. “Rata-rata gudangnya ada 10 juta rupiah, ada juga permainan togel dan . Jadi lambat laun semua orang menghasilkan uang dari perampokan bersamaan dengan pembelian kendaraan dan perjudian,” jelas Dayan kepada Ditik Jabbar.

See also  Slot Mpo Terpercaya

Selain itu, pelaku menikmati hasil kejahatan melalui pembelian beberapa kendaraan. “Kami masih mengejar pelaku AS(31), R(48) dan DPO lainnya. Jadi mereka mengambilnya sedikit demi sedikit, sehingga uangnya digunakan di luar pembelian kendaraan,” kata Dayan.

Terungkap pula, para tersangka terlebih dahulu mematikan CCTV, membuka ATM, mengeluarkan uang dari kaset (semacam brankas), memasukkannya ke dalam tas, dan beraksi.

Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda dan tersangka berkewarganegaraan Amerika ditangkap oleh aparat Polres Sukabumi di Kabupaten Cianjur. Sedangkan tersangka R diamankan dari keluarga ibunya di keluarga ibu Kampung Chiawi Tali di Desa Sisarua, Kecamatan Nagrak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *