Bos Nelayan Medan Menggunakan Kursi Roda Selama Persidangan

Tek Siong, seorang penjudi mancing ulung di Kompleks Asia Mega Mas Medan, diadili untuk pertama kalinya di Pengadilan Negeri Medan (PN). Saat tiba di ruang sidang, terdakwa terlihat menggunakan kursi roda.

Di PN Medan Rabu (11/2/2022), Tek Siong menghadiri sidang yang digelar di ruang Cakra VI. Dia mengenakan topeng dan memiliki perban di leher kanannya. Taekseong juga duduk di kursi roda dengan bantuan seorang asisten.

Jaksa Francisca Panjabian mengatakan, kasus itu bermula dari patroli polisi. Sebuah tempat perjudian ditemukan di daerah tersebut pada waktu itu.

Polisi kemudian langsung menangkap penjaga tempat perjudian, Indah Sari Nasution, Sylvia, Sarmin Salem, Ling Ming, Ahmed Sotrisno dan saksi Siew Lee.

“Saat diinterogasi, Inda dan Sylvia menjelaskan bahwa Taek-seung adalah pemilik situs judi yang sensasional,” ujar Francisca membacakan dakwaan.

Dan keesokan harinya, Taekseung ditangkap di Jaran A. Kota Medan, Kecamatan Medan, Hakim Gang Bakung. Selain itu, Tek Siong dan barang bukti dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mendapatkan barang bukti keterampilan berjudi, antara lain 4 roulette merek Bubble Gun, 1 roulette merek Gokong, 3 tembak merek Luhan, dan 15 Yudongman. SlotXI. Tak hanya itu, uang tunai senilai Rp26.236.000 juga hadir.

“(Ada juga cek mata uang skill game berupa uang tunai 15.825.000 rupiah, 1 filler chip, 1 pancing, 2 filler card,” jelas Francisca.

“Peran terdakwa adalah pemilik, pengawas, dan pengelola situs perjudian menembak ikan dan pistol balon roulette, dan pendapatan yang diperoleh per hari dari permainan judi akrobatik adalah antara Rs 20 juta dan Rs 30 juta.”

Perbuatan terdakwa diancam dengan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 Ayat 1 Angka 1 KUHP.

See also  Dunia Mpo Slot Gacor

Usai Jaksa Francisca membacakan dakwaan, majelis hakim mempertanyakan kehadiran para saksi. Namun, jaksa menyatakan tidak bisa menghadirkan saksi.

Francisca memberi tahu hakim, “Saya tidak bisa memberi Anda saksi, Hakim.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *